MENGAPA HARUS PUNYA ANAK SHOLIH?

. ANAK sholih atau sholihah tentu dambaan orang tua manapun di dunia ini. Seumpama orang tua bukan orang baik-baik, tapi tentu ia mengharapkan anak yang sholeh dan atau sholehah. Orang tua akan memetik buah hasil dari jerih payahnya mendidik anak. yaitu ketika anak-anaknya menjadi shalih dan shalihah. Hasilnya bukan hanya didapat di dunia, bahkan di…

AKHWAT

Di Indonesia arti kata Akhwat memang menjadi menyempit, dan tidak semua muslimah disebut Akhwat. Hanyamuslimah tertentu saja. Silahkan renungi tulisan di bawah ini. Akhwat sejati tidak dilihat dari jilbabnya yang anggun, tetapi dilihat dari kedewasaannya dalam bersikap. Akhwat sejati tidak dilihat dari retorikanya ketika aksi, tetapi dilihat dari kebijaksanaannya dalam mengambil keputusan. Akhwat sejati tidak…

SIFAT LAPANG DADA PADA ANAK

Salah satu akhlak terpuji yang akan memberikan jalan kebaikan bagi jiwa untuk sampai kepada puncaknya, adalah sifat lapang dada dan tidak dengki serta mudah untuk memaafkan orang lain. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ“ Artinya: “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan kebajikan serta berpalinglah dari orang-orang yang jahil“.…

J U J U R

Jujur atau benar, ialah: ‘Memberitahukan menuturkan sesuatu dengan sebenarnya.’ Lawannya ialah dusta, yaitu memberitakan sesuatu berlainan dengan sebenarnya, walaupun dengan tidak disengaja. Allah SWT menciptakan bumi dan langit beserta isisnya dengan benar dan Allah memerintahkan manusia membangun kehidupan mereka dengan benar pula. Mereka tidak diperkenankan berkata dan berbuat sekehendak hatinya, kecuali dilakukannya diatas kebenaran. Kelalaian…

BERSEMANGATLAH JANGAN HANYA BERSANDAR PADA TAKDIR

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS. Ar Ruum : 41) Kerusakan yang terjadi pada akhirnya menimbulkan kebaikan. Oleh karena itu keburukan yang terjadi dalam takdir bukanlah keburukan yang hakiki, karena…

Mengurus Jenazah Muslim

Kewajiban kita terhadap jenazah muslim  adalah A. Memandikan jenazah B. Mengkafani Jenazah C. Menyalati Jenazah D. Memakamkan Jenazah E. Takziya (Belasungkawa) A. MEMANDIKAN JENAZAH Hukum memandikan Jenazah Para ulama secara umum berpendapat bahwa memandikan mayat hukumnya adalah ‘fardhu kifayah’. Dalam artian, jika ada sebagian orang yang telah menjalankannya, maka kewajiban untuk melaksanakannya telah gugur bagi…

JANGAN BERLEBIH-LEBIHAN

        Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengharamkan apa yang baik yang telah dihalalkan Allah kekpadamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya.   Ayat ini diturunkan tatkala ada sekelompok sahabat yang bertekad untuk terus menerus puasa dan melakukan salat di malam harinya, mereka juga tidak mau mendekati istri-istri mereka, tidak mau memakai wewangian, tidak mau memakan daging dan tidak mau tidur di atas ranjang/kasur   Ketika berita tentang mereka itu sampai kepada Nabi Saw, beliau pun mengirimkan utusan kepada mereka untuk mengonfirmasi kebenaran berita tersebut. Mereka menjawab, ‘Benar Nabi Saw bersabda, ‘Namun aku saun dan berbuka, aku salat malam dan tidur, dan aku menikahi wanita. Barangsiapa mengamalkan sunnahkum maka dia termasuk umatku dan barangsiapa tidak berpegang kepadanya maka dia tidak termasuk umatku’ (HR Ibnu Abu Hatim)   Hadis semakna diriwayatkan pula oleh Bukhari dan Muslim dari Aisyah bahwa pernah ada segolongan orang dari kalangan sahabat Rasulullah Saw bertanya kepada istri-istri Nabi Saw, tentang amal perbuatan Nabi Saw yang bersifat pribadi. Sebagian dari para sahabat itu ada yang menyangkal, ‘Aku tidak akan memakan daging, sebagian lain berkata aku tidak akan mengawini wanita, dan sebagian lagi berkata aku tidak akan tidur diatas kasur,’ Ketika hal itu sampai kepada NabiSaw belaiu bersabda, ‘Apakah gerangan yang terjadi pada mereka? Salah seorang dari mereka mengatakan anu dan anu, padahal aku saum, berbuka, tidur, bangun, makan daging dan menikahi wanita. Barangsiapa membenci sunnahku, maka dia tidak termasuk dari gogonganku.’   Pada ayat selanjutnya Allah Swt berfirman, ‘Dan makanlah dari apa yang telah diberkan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik. Dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya (QS Al Maidah 5:88)   FirmanNya, Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik….   Dan firmanNya, ‘Dan bertaqwalah kepada Allah yaitu dalam semua urusan kamu. Ikutilah jalan ketaatan yakni jalan yang diridaiNya dan tinggalkanlah jalan-jalan yang menentang dan bermaksiat kepadaNya,…..Dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu berman kepadaNya (QS Al Maidah 5: 88)