Keutamaan Bulan Ramadhan

Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda, ‘Penghulunya bulan adalah bulan Ramadhan dan penghulunya hari adalah hari Jum’at (Thabrani)

Rasulullah SAW bersabda, ‘Kalau saja manusia tahu apa yang terdapat pada bulan Ramadhan, pastilah mereka berharap Ramadhan itu selama satu tahun’ (Thabrani, Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi)

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, ‘Apabila dating bulan puasa dibuka pintu-pintu surge dan ditutup pintu-pintu neraka’ (Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW juga bersabda, ‘Apabila dating malam pertama bulan Ramadhan, para setan dan jin kafir akan dibelenggu. Semua pintu neraka ditutup sehingga tidak ada satu pintu pun yang tertutup. Lalu terdengar suara seruan

‘Wahai pencari kebaikan, datanglah! Wahai pencari kejahatan, kurangkanlah. Pada malam itu ada orang-orang yang dibebaskan dari neraka. Dan yang demikian itu terjadi pada setiap malam’ (Tirmidzi dan Ibnu Majah)

 

KEUTAMAKAN PUASA RAMADHAN

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan penuh harap, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat malam pada bulan puasa, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu’ (HR Bukhari dan Muslim)

 

WAKTU BERPUASA

Ibadah puasa dimulai sejak masuknya fajar shadiq (waktu shalat Subuh) hingga terbenamnya matahari (masuk waktu shalat Magrib) Allah menerangkan di dalam Al Qur’an dengan istilah benang putih dari benang hitam

 

DO’A BERBUKA PUASA

Jika berbuka puasa, urutan yang tepat untuk do’a ketika berbuka adalah:

  1. Membaca basmalah sebelum makan kurma atau minum (berbuka)
  2. Mulai berbuka
  3. Membaca do’a berbuka

Do’a berbuka puasa yang benar sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW adalah sebagai berikut :

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahaba-dz Dzoma’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah

Artinya :
Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.(HR Abu Daud 2357, Ad Daruquthni dalam sunnahnya 2279, Al Bazzar dalam Al Musnad 5395, dan Al Bathaqi dalam As Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al Albani)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s