Mendesain Penghasilan 50juta per bulan

by Syamsuryadi Rasyad

 

Yang disebut penghasilan adalah uang yang kita simpan dan nikmati sepenuhnya ya. Bukan omzet bisnis. Jadi penghasilan itu = gaji kita

Ada beberapa hal yang bagi saya menjadi prinsip untuk sangat dipahami

Pertama, ‘Mindset yang benar’

Ini yang paling urgen. Ini yang paling menentukan apakah penghasilan kita benar-benar bias bertambah banyak atau nggak

Mindset dalam konteks rezeki itu persis seperti mesin dimobil atau sepedamotor tanpa mesin, motor mobil sekeren apapun, nggak akan bias jalan

Begitupun mindset tapi minset yang jelas seseorang nggak akan punya penghasilan besar.

Mau setinggi apapun pendididkan seseorang nggak akan menjamin penghasilannya akan besar. Pernah kan lihat orang pinter banget, kuliah tinggi-tinggi tapi penghasilannya hanya 5-7 juta sebulan. Bahkan nggak sampai 10 juta

Maafkan sedikitpun tak bermaksud menjengkali reszeki orang. Kita rasional saja. Nggak bias dipungkiri, salah satu tujuan utama kita sekolah tinggi-tinggi itu kan agar penghasilan kita bias besar. Agar kita bias menentukan sendiri, mau punya penghasilan berapa?

Kalau sudah sekolah tinggi-tinggi, tapi kkita ngga bias menentukan besar penghasilan kita, bagi saya itu masalah. Malah yang nggak tinggi-tinggi amat pendidikannya penghasilannya bisa jauh lebih besar. Kenapa? Karena mindsetnya benar.

Mindset seperti apa yang seharusnya ada?

Mindset bahwa *menambah penghasilan itu mudah*

minset bahwa *saya bisa punya penghasilan berapapun yang saya inginkan*,

Kenapa?

Di kelas online Wealth Mindset, saya sering banget mengulang-ngulang bahwa defaultnya rezeki itu adalah *unpredictable & unlimited*  unpredictable itu artinya nggak bisa diprediksi. Unlimited itu artinya nggak terbatas

Jadi syarat utama untuk bisa menentukan berapapun penghasilan yang kita inginkan adalah *kita harus punya kran rezeki yang nggak bisa diduga jumlah penghasilannya*

Ya, syaratnya harus punya penghasilan yang nggak jelas. Karena hanya penghasilan yang nggak jelas yang akan membuat rezeki kita nggak terbatas

Kalau penghasilanmu sebulan bisa diprediksi dengan pasti dapat 4 juta sebulan’, dan hanya punya penghasilan itu sebagai kran rezekinya, maka bisa dipastikan bahwa kita sedang membatasi rezeki kita.

padahal rezeki Allah itu *Tak Terbatas*

Kedua *Mental yang struggle*

Setelah mindsetnya benar, maka biasanya itu akan membentuk sebuah mental struggle. Mental berjuang, karena biasanya ketika seseorang memilih mendapatkan penghasilan dari kran rezeki yang nggak bisa diduga jumlahnya setiap bulan, bisa jadi awal butuh kesabaran dan perjuangan keras

Harus rela stress karena nggak tau besuk mau makan apa. Harus bingung karena uang sudah habis sama sekali, sementara nggak tau persis akan dpaat uang darimana. Saya dulu pernah dalam kondisi hanya punya uang 2 ribu perak. dan uang itu dibelikan tempe sebiji oleh istri saya. Lalu dibagi 3 untuk makan pagi siang malam.

Sebenarnya saya bisa saja minta uang ke3 orang tua. /Berapapun saya minta pasti dikasih. Tapi saya sudah bertekad bahwa kesulitan hidup saya nggak boleh diketahui siapaapun . Biar saya dan istri yang tau. Yang pasti kami berjuang untuk keluar dari kondisi itu.

Nggak boleh mengeluah sedikitpun kepada manusia. Curhat saja sama Allah. Katakanb  pada Allah, *Ya Allah izinkan aku tetap mnenjadi hamba yang selau bersabar dan bersyukur. Mudahkan aku menjemput rezekiku* itu do’a saya. Hanya itu. Saya nggak pernah minta uang ratusan juta. Meski akhirnya Allah ngasih lebih dari yang saya minta.

Katakan pada pasangan, ‘kita pasti bisa melewati ini! Allah memberikan kondisi seperti ini, agar kita belajar menjadi kuat. Agar nanti kita bisa merasakan kenikmatan luar biasa saat rezeki kita berlimpahj’ itu yang saya bilang ke istri, Hehehehe

Ketiga, *Menambah kapasitas rezekinya*

Diri kita ini seperti wadah penampung air. Ada wadah yang namanya cangkir, teko, ember, toren dan sebagainya. Setiap wadah punya kapasitas dalam menampung air. Kapasitas itu daya tampungnya. Setiap wadah hanya bisa menampung sir sesuai dengan kapasitasnya.

Nah diri kita ini pun begitu. Kita punya daya tamping terhadap rezeki. Kenapa kita belum bisa punya penghasilan 50 juta sebulan? Karena daya tamping kita terhadap rezeki nggak sampai segitu. Daya tamping rezeki kita paling cuma 7,8,10, 15 jutaan

Mungkin paling banter 20 juta. Nggak bisa samai 50 juta. karena memeang nggak nyampe kapasitasnya.

Lalu apa yang bisa membuat kita menambah kapasitas rezeki kita?

Ikut kelas seperti ini adalah salah satu usaha untuk meningkatkan kapasitas rezeki. Kaena ada kompetensi yang bertambah. Kompetensi adalah indicator kapasitas. Semakain baik kompetensi seseorang terhadap sebuah keahlian, maka berarti semakin besar pula kapasitas diri kita.

Saya selalu nenganggarkan biaya besar untuk mengikuti pelatihan=pelatiha, beli buku tiap bulan. Dulu bahkan saya harus ngutang ke mertuia untuk pelatihan. Karana pelatihan-pelatihan yang saya ikuti nggak ada yang murah. Paling murah 1,5 jutaan.

Dulu nggak punya uang segitu, jadi terpaksa utang. Tapi saya tahu persis, begitu saya ikut pelatihan itu, kapasitas diri saya pasti bertambah. Dan utangnya pasti langsung terbayar. karena rezeki saya insyaAllah akan bertambah. Saya sangat yakin itu. Dan terbukti memang.

Sekarang sudah jauh lebih enak, Udah banyak kelas online yang incvesnya bisa murah. Kelas-kelas online yang saya bikin pun saya bikin biaya belajarnya nggak lebih mahal dari anggaran kuota sebulan. Ya niatnya memang sekedar memaksa peserta untuk serius saja.

Jadi memantaskan kapasitas diri kita selau bertambah adalah kewajiban mutlak. nggak bisa ditawar. Kapasitas diri itu bisa bertambah dengan pendidikan.

Tapi pendididkan itu bukan sekolah ya. Karena seperti yang bahas diatas, yang sekolah tinggi paling pinter disekolahnya pun nggak menjamin penghasilannya bisa besar.

Keempat, *Memenuhi sunnatullah rezeki*

Rezeki itu punya sunnatullah. Apa itu sunnatullah? Sunnatullah itu adalah hokum Allah yang berlaku di alam semesta ini. Hukum kausalitas. Sebab akibat. Sederhananya orang biasa menyebutnya hokum alam.

Nah rezeki kita punya hukum sebab akibat.

Kita perlu pahami baik-baik.

Yang akan punya penghasilan besar di alam semeswta ini adalah yang peling bekerja lebih keras dan bekerja lebih cerdas. Kalau orang bekerja 10 jam sehari, kita kerja 13 jam sehari. Kalau orang tidur 6 jam, kita tidur 4 jam saja.

Tapi itu nggak cukup, kita perlu bekerja lebih cerdas dari oranbg lain. Kalau competitor bikin strategi A, maka kita bikin strategi B. Nggak perlu khawatir dengan competitor,. Mereka banting harga, kita naikin harganya. Jual value produknya. Nggak perlu ikut permainan competitor. Bikin strategi yang lebih jenius.

Apalagi yang focus di bisnis / jualan online, kreatifitas adalah segalanya . If you are not creative, you will die soon.

Kelima, *Memiliki strategi yang jelas*

Kita juga perlu bikin strategi yang jelas. Artinya setelah punya targer penghasilan 50 juta sebulan, pertanyaannya adalah: apa saja yuang akan kita lakukan untuk bisa punya penghasilan segitu?

Kalau masih karyawan, berarti harus punya bisnis lain untuk bisa punya penghasilan segitu. Kecuali kalo kerja di perusahaan oil & gas di Dubai. Mungkin gampang dapat 50 juta sebulan.

Tapi kalo cuma PNS atau karyawan di perusahaan kecil, ya jelas nggak mungkin bisa 50 juta sebulan. Anggota DPR saja cuma 45 juta sebulan kalau mereka bersih hanya makan yang halal. Itupun belum dipotong untuk partai, sumbangan ini, itu. Paling banter cuma nyimpan 20 juta sebulan. Manajer BUMN sekitar 20 jutaan sebulan. Direkturlah mungkin sekitar 40-50 juta sebulan.

Ini yang perlu kita tuliskan secara detail. Bikin hitung-hitungan yang jelas. Kalau  kita jualan online, dan ingin punya penghasilan 50 juta sebulan, berapa banyak produk yang harus kita jual?

Anggapn kita punya margin dalam setiap penjualan = Rp 50 ribu. Berarti untuk bisa mengumpulkan 50 juta sebulan kita perlu menjual 1000 produk dalam sebulan.

Gimanan tuh menjual 1000 pcs produk dalam sebulan? Itulah yang akan kita rumuskan strateginya.

Misalnya strateginya:

  • Pakai FB Ads, dengan target jangkaunnya 10 ribu orang seminggu, Berarti sebulan kita bisa menjangkau 40 ribu orang. Dari 40 ribu jangkauan kita cukup ambil 10% saja. Berarti ada 4 ribu orang customer. Kalau 1 orang beli 1 pc. berarti akan terjual 4 ribu pcs. Tapi nggak akan semudah itu. Angap saja nggak tercapai 4000 pcs. Katakanlah cuma 500 pcs yang terjual 500 pcs sisanya kita pakai strategi kedua.
  • Banyakin reseller. Kumpulin 100 orang reseller. Bikin target 1 orang harus menjual 10 pcs sebulan. Jadi kalau meleset, 5 pcs bisa kita dapatkan. Berarti target 500 pcs sisanya bisa tercapa

Tapi saya nggak bisa FB Ads bang!’ Begitu biasanya komentar teman-teman.

Nggak perlu bisa FB ads. Kita pakai mental pengusaha. Pekerjaan teknis kayak iklan FB ads nggak usah kita yang ngurusi

Biar karyawan aja yang ngerjain, ?Atau kalau karyawan nggak bisa bayar jasa orang yang memang proifesional disitu aja.

Saya juga nggak jagoan FB ads. Lagian males juga ngerjainnya. Saya bayar aja teman saya yang meamang jago FB ads untuk ngurusin iklan FB adsnya. Admin saya tinggal nerima orderan aja.

Para marketer saya pun biasanya bayar aja, lebih simple karena nggak memungkinkan ngerjain sendiri { ribet, nggak punya banyak waktu dan lainnya}

Dengan begitu, 1000 pcs aman. Dikali 50 ribu perak, kita bisa dapat 50 juta  sebulan. Selesai urusannya. Ini hitungan kasarnya. Kita bisa breakdown lagi menjadi aktifitas lebih kecil lagi.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s