Roti Boy: Nyaamm… Nyaamm…! :)

Meskipun judulnya “Roti Boy”, bukan berarti roti boy dalam tulisan ini dibuat dengan resep asli, lho. Karena resep yang asli jelas rahasia perusahaan.

Ini adalah percobaan saya yang kesekian kali. Belajar dari percobaan-percobaan terdahulu, akhirnya saya memodifikasi resep roti boy yang ada sesuai selera dan kemampuan saya.

Karena sulit mendapatkan butter (di pasar dekat rumah hanya dijual butter kiloan yang tidak jelas kehalalannya), akhirnya saya pakai margarin biasa. Rasanya tetap lumayan enak asal dimakan selagi hangat dan toppingnya masih krispi.

Sedangkan untuk isiannya, butter saya ganti dengan keju cheddar parut. Sebab dari pengalaman yang sudah-sudah, saat dipanggang roti banyak yang pecah dan isinya meleleh keluar. Roti jadi tidak cantik dan butter-nya jadi terbuang 😦

Seru banget bikin roti boy ini. Saat roti dipanggang, suasana rumah jadi kayak di mal yang ada gerai roti boy-nya (lebay, hihi :-p) karena wangi aroma coffee merebak ke segala penjuru rumah.

Penasaran ingin coba bikin roti boy sendiri? Berikut adalah resep yang saya adaptasi dari berbagai resep roti boy yang banyak bertebaran di dunia maya:

ROTI:

  • 250 gr terigu protein tinggi
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 sdm ragi instan
  • 50 gr butter (saya pakai margarin biasa)
  • 2 sdm susu bubuk (saya nggak pakai)
  • 1/4 sdt garam
  • 2 kuning telur
  • 100-125 ml air es

ISI:
80 gram butter beku, bagi menjadi 8 bagian (saya ganti keju cheddar parut)

TOPPING:

  • 1 butir telur (saya pakai putihnya saja, diambil dari telur untuk membuat adonan roti)
  • 50 gr gula halus
  • 50 gr margarin
  • 50 gr terigu protein rendah
  • 1/4 sdt baking powder
  • 1 sdm kopi instan (saya pakai white coffee)
  • 1 sdm susu bubuk (saya nggak pakai)
  • 1-2 tetes pasta mocca

CARA MEMBUAT:

  1. ROTI: Campur terigu, ragi instan, susu, dan gula. Aduk rata. Masukkan telur, aduk rata.
  2. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga setengah kalis.
  3. Masukkan garam dan butter/margarin. Uleni dengan tangan hingga kalis elastis. (Saya pakai mixer dengan pengocok spiral speed 2. Cepat dan praktis, lima menit saja sudah kalis elastis :))
  4. Diamkan adonan roti mengembang selama 15-30 menit.
  5. Kempiskan adonan, bagi menjadi 8 bagian (kurang lebih @50 gr).
  6. Masukkan isian butter (atau isian lain sesuai selera). Tutup dan bulatkan. Tata di atas loyang yang telah bersemir margarin.
  7. Diamkan roti hingga mengembang menjadi dua kali lipat besarnya (sekitar 30-60 menit).
  8. TOPPING: Kocok putih telur hingga putih dan kaku. Sisihkan.
  9. Di wadah lain, kocok margarin dan gula halus hingga lembut. Masukkan kopi bubuk instan, kocok hingga rata.
  10. Masukkan terigu dan putih telur kocok bergantian sedikit demi sedikit. Aduk dengan spatula hingga rata.
  11. Masukkan adonan topping ke dalam plastik semprot segitiga, gunting ujungnya sedikit.
  12. Semprotkan adonan topping melingkar di atas roti yang telah mengembang dan siap dipanggang.
  13. Panggang roti selama 15 menit atau hingga matang.
  14. Roti boy home-made siap disantap bersama keluarga πŸ™‚ Sluurrp… nyaamm!! πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s